Bersama Mutigo, SMESCO Ajak Pelaku UKM Go To Europe

Bersama Mutigo, SMESCO Ajak Pelaku UKM Go To Europe  - Kali ini redaksi akan mengetengahkan berita nasional tentang peluang besar bagi pelaku UKM yang ingin go internasional. Artikel ini pun adalah resume dari liputan langsung kru kami; Kang Adetruna yang diundang untuk turut hadir di acara yang bertajuk Acceleration Day for UKM ~ Get The Beat for European Market beberapa waktu yang lewat (Rabu, 26/7).

Acaranya sendiri digelar di gedung SMESCO di bilangan Jalan Gatot Subroto, Pancoran lebih tepatnya di lantai 2. Sudah hadir sekira 150 pelaku UKM yang begitu antusias ingin mengetahui jurus apa saja sih yang bisa meningkatkan akselerasinya dalam berbisnis?

Tidak saja pelaku UKM yang telah menjalin hubungan baik dengan Smesco, peserta non mitra Smesco pun hadir memenuhi tempat acara yang digelar sejak pagi waktu itu. Mulai dari yang berdomisili di Jabodetabek hingga luar kota pun turut datang, sebut saja; pelaku UKM asal Bandung, Bogor, Kuningan, Surabaya, Makasar serta Manado.

Peserta begitu antusias mengikuti jalannya acara, terbukti dengan tidak beranjaknya mengikuti acara demi acara dari pagi hingga sore. Tidak sekadar datang, pelaku UKM pun membawa berbagai produknya masing-masing, mulai dari fashion, herbal dan spa, bumbu-bumbu termasuk produk makanan dan minuman.

Di kesempatan ini pula, selain menyajikan talkshow dan seminar, ada kurasi produk yang dilakukan oleh Mutigo Indonesia selaku konsultan bisnis untuk pasar Eropa berskala internasional. Dan pada saat acara pun yang sangat menarik dan atraktif adalah ketika tampilnya Mutigo Indonesia yang menghadirkan CEO-nya langsung yaitu Fatmi Woro.

Fatmi Woro Tengah Memotivasi Pelaku UKM untuk Go to Europe
Fatmi Woro Tengah Memotivasi Pelaku UKM untuk Go to Europe [dok. pri]

Ada banyak hal dikupas secara tegas dan jelas oleh Fatmi saat presentasi mengenai bagaimana melakukan jurus terbaik agar bisa memasarkan produk di pasar Eropa. Rupa-rupanya, bila berbicara karir - Fatmi Woro pun berangkat dari seorang pelaku UKM.

Mbak Woro (begitu biasa ia dipanggil) bertempat tinggal di Belgia dan kerap melakukan negosiasi dengan para buyer dari jamak negara-negara taksaja Eropa, bahkan ia berhubungan dengan buyer dari Amerika serta Timur Tengah. Di panggung Acceleration Day for UKM ~ Get The Beat for European Market kemarin, Mbak Woro dengan penuh semangat yang tiada henti membekali peserta dengan wawasan tentang selera, tren, gaya hidup dan kebiasaan masyarakat di luar negeri sana.

Ada angin segar bagi para pelaku UKM di Indonesia yang mana pasar Eropa sangat menaruh minat besar dengan produk-produk Indonesia bila dibandingkan dengan negara-negara tetangga seperti Vietnam dan Thailand. Akan tetapi kendalanya adalah informasi yang minim perihal apa dan bagaimana akses menembus pasar di Eropa.

"Selain kurangnya akses informasi mendapatkan produk. Faktor lain yang harus dijauhi adalah kondisi yang menunjukkan masih berjalan dengan sendiri-sendiri, tidak kompak di kalangan internal UKM," tegas Fatmi Woro.

"Mari mulai saat sekarang kita bersama-sama memajukan dan mampu tampil dalam payung kebersamaan dan kemitraan atas nama Indonesia," ajak Fatmi Woro dihadapan semua peserta.

Hal menarik lain yang mampu menjadi dorongan yang kuat bagi pelaku UKM tanah air adalah sudah dikenalnya "kehalalan" produk Indonesia yang bersih dan sehat.

Acara ini merupakan momentum yang tepat bagi UKM Indonesia sudah saatnya harus bersatu, dan bersinergi untuk kemajuan bersama. Mutigo Indonesia siap mengkurasi, memberikan pendampingan dan mempertemukan buyer atau pasar yang tepat di Eropa.

Bersama Mutigo, SMESCO Ajak Pelaku UKM Go To Europe 

Acceleration Day for UKM ~ Get The Beat for European Market ini menghasilkan 30 produk UKM yang lolos dan akan dibawa ke Eropa lalu dipasarkan ke jamak pembeli. Selain itu, produk yang lolos kurasi ini akan dipamerkan pada pameran produk di Yunani.

Mbak Woro pun menyampaikan mengenai peluang terpilihnya produk dari Indonesia. Di Belgia, ada sebuah region bernama Wallonia yang membuka kantor dan memiliki program ASEAN Welcome Office.

"Di Wallonia ada sebuah kantor yang bekerjasama dengan pemerintah Belgia. Mereka menggulirkan program ASEAN Welcome Office yang memfasilitasi pelaku UKM berupa kantor untuk ditempati secara gratis selama 6 hingga 1 tahun," ungkap Mbak Woro saat kesempatan wawancara kemarin.

Pemandangan seperti ini menjadi peluang penting kepada pelaku UKM untuk bisa menjangkau pasar Eropa dengan berkantor di Belgia.

Dan sebagai penutup, sekali lagi - selamat untuk 30 produk dari Jabodetabek, Makassar, Surabaya, Manado dan Kuningan yang lolos kurasi. Semua produknya akan diboyong ke Eropa untuk dicarikan buyer-nya. [w4/07-idbn]

Comments

Popular posts from this blog

Cara Gampang Menghafal Quran Bersama Wirda Mansur

Trik Mudah Mendapatkan Akun Adsense Full Approved